Dr. DZAKIR NAIK visit INDONESIA (YOGYAKARTA)
📅 21 Maret 2017 adalah hari pertama pendaftaran online tiket masuk Public Lecture Dr. Zakir Naik "Religion as an Agent of Mercy & Peace" di UMY -Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pukul 07.55 WIB aku udah siap siap buka web pendaftarannya, karena pembukaan pendaftaran mulai jam 08.00-11.00 WIB. Salah satu temanku berhasil terdaftar, sedangkan saudaraku yang lain belum bisa mendaftar karena kuota sudah penuh -per hari max 300 pendaftar. 😒 Bayangkan dalam waktu kurang dari 15 menit pendaftaran sudah penuh, kalo pengen daftar harus nunggu besok.
Alhamdulillah aku udah terdaftar. YEY ! 💃🎇
sekitar setahun yang lalu pada tahun 2016, aku mengikuti ceramah beliau di youtube. Kesan pertama adalah KEREEEEN BANGET !! beliau mengingatkanku dengan kakekku yang sekarag sedang sakit stroke tapi alhamdulillah sehat secara umum. Kakekku pernah menjabat sebagai ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di Kota Solo, jadi kurang lebih bidang yang dikuasai kakekku sama dengan Dr. Zakir Naik (Perbandingan antar Agama). dan di situ aku kepikiran pengen jadi seperti mereka 😁😌 -wallahua'lam
Oke langsung aja haha, overall aku bener-bener bersemangat banget untuk menghadiri acara itu, dan alhamdulillah lagi sodara2ku juga berhasil memperoleh tiket masuk, jadi aku, sodaraku, dan temen2ku berangkat bareng2. 🚙🚙🚙🚙
Sampai sana, sambil menunggu Dr. Zakir masuk sportarium, ternyata beliau harus pergi dulu ke gedung rektorat karena wudhunya batal, peraturan selanjutnya adalah permintaan dari istri Dr. Zakir (Farhat Naik) tidak mau diambil fotonya.
Acara dimulai dengan ceramah beliau kurang lebih selama 1 jam dari jam 09.00-10.00WIB, selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Sudah banyak yang ngantri untuk bertanya, dan mayoraitas penanya adalah orang muslim, akan tetapi Dr. Zakir lebih memprioritaskan penanya dari non-muslim atau dari keluarga non-muslim. ada 7 penanya pada saat itu, beberapa tanya jawab bakalan aku ringkas sebagai berikut:
1. [Damanita, 35 tahun, Agama Kristen] : dia bertanya bagaimana kalo dia masuk islam, akan tetapi merahasiakan keislamannya kepada keluarga, teman2, komunitas, dll. Apakah dibenarkan dalam islam ?
jawaban : agama itu hubungannya antara diri sendiri dan Allah SWT. Kamu boleh merahasiakan identitasmu sebagai muslim apabila jika kamu mendeklarasikannya membuat mu terancam atau berada dalam bahaya dan juga karena mendeklarasikan itu bukan merupakan kewajiban. akan tetapi lebih baik secepatnya apabila timing sudah tepat kamu harus mendeklarasikannya ke oang-orang. karena Islam adalah agama kedamaian, sehingga kamu bertanggu jawab untuk menyebarkan perdamaian itu kepada saudaramu.
Damanita sendiri percaya bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, dan dia juga percaya bahwa YESUS BUKANLAH TUHAN, malainkan UTUSAN TUHAN (NABI), akan tetapi Damanita masih bingung/belum percaya bahwa NABI MUHAMMAD adalah UTUSAN ALLAH (Rasulullah). Dr. Zakir pun memberikan refrensi tentang keberadaan Nabi Muhammad dalam kitab kitab agama lain, salah satunya Bibel (Injil) diantaranya :
Selanjutnya, Damaanita sudah memahami maksud tersebut, yang sebelumnya dia tambah pusing. tetapi belum siap untuk mengucap syahadat saat itu.
2. [Andrew, Australia, Mualaf] : bertanya berdasarkan sesi tanya jawab Dr. Zakir Naik QS. Mulk [67]:2," Allah menciptakan kehiudpan dan kematian untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amalnya". kenapa orang-orang jahat dikirim ke dunia, padahal Allah sudah tau bahwa mereka akan melakukan kejahatan ?
jawaban : QS. Mulk [67]:2; manusia diciptakan untuk diuji, dengan ujian itu akan menentukan apakah manusia pada akhirnya akan ke surga/neraka. cerita dalam QS. Al-Furqan [25]; bahwa manusia pada saat diciptakan diberikan kehendak bebas untuk mematuhi Allah (dengan pedoman Al-Quran dan Hadits) sehingga akan lebih mulia daripada malaikat atau membangkang, sehingga akan lebih rendah derajatnya dibanding malaikat bahkan bisa seperti setan. diceritakan pula dalam QS. Al-A'raf:172; Allah mengambil kesaksian pada jiwa manusia sebelum diciptakan bahwa manusia bersaksi bahwa Allah maha esa, akan tetapi manusia pasti akan berkata "aku tidak ingat mengatakan itu", karena pada saat manusia dilahirkan, ingatan tentang kesaksian tersebut dihilangkan, dan manusia diberikan kehendak bebas untuk mematuhi atau membangkang atas aturan Allah SWT.
sama halnya pada saat di akhirat dalam QS. Al-An'am [6]; tidak ada seorang kafir pun akan protes terhadap keputusan Allah; mereka hanya berkata untuk diberikan kesempatan satu kali lagi untuk kembali ke bumi dan beriman.tapi sudah terlambat.
Allah tau mereka orang2 jahat akan membuat kerusakan di bumi,Allah bisa saja membenarkannya, tapi Allah membebaskannya.
begitu pula di kehidupan, Allah bisa saja menghentikan suatu perbuatan jahat, seperti dalam QS. Al-Maidah [5]: 32; barang siapa yang membunuh manusia tak bersalah, maka dia telah membunuh seluruh manusia, barng siapa menyelamatkan satu nyawa maka seperti menyelamatkan seluruh nyawa manusia. jadi barang siapa yang melakukan kejahatan, mereka telah melanggar perintah Allah (dikarenakan tidak membaca aturan2 Allah dalam Al-Qur'an dan Hadits) sehingga dia gagal dalam ujian Allah, sebaliknya jika dia mematuhi aturan Allah dia akan lulus ujian dari Allah dan masuk ke dalam surga.
3. [Emi, 42 tahun, berkeluarga, Agama Katolik] : selama kurang lebih 4 bulan dia mempelajari islam, dan pada 2 bulan terakhir dia melakukan sholat, pertanyaannya apakah dia sudah menjadi muslim padahal belum mengucapkan syahadah, apakah yang dilakukannya itu (sholat padahal belum mengucap syahadah) telah melanggar aturan islam, apakah sholatnya diterima ? akan tetapi di percaya bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
jawaban : jika dia sudah meyakini (syahadah) di dalam hati maka dia otomatis menjadi seorang muslim, karena untuk masuk islam tidak wajib mendeklarasikannyaa dihadapan orang banyak, yang penting sudah meyakini -seperti kasus sebelumnya Daranita, apabila waktunya sudah tepat maka secepat mungkin segera mendeklarasikan keislaman (Syahadah). insyaallah sholatnya akan diterima, bahkan ketia dia meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, dosa2nya yang telah lalu dihapuskan, sehingga dia seperti terlahir kembali dalam keadaan suci. bahkan jika pada saat sholat dia belum bisa mengucpkan bacaannya tidak apa2, karena dia masih pemula masuk dalam agama islam, akan tetapi seiring berjalannya waktu dia akan mempelajari dengan benar bacaan sholat dan praktik ibadah yang lainnya. dan dia ingin mengucapkan syahadah di depan kakaknya yang seorang Hajjah di Balikpapan, Kalimantan Timur.
4. [Ali, alumni UMY, agama antara Muslim dan Ateis, dari keluarga Muslim] : pertanyaan yang pertama adalah hukum orang muslim memilih kandidat non-muslim, apabila seorang muslim tinggal diluar negri dan tidak ada kandidat yang muslim harus memilih yang mana ? pertanyaan kedua, mengapa tuhan sangat sadis dengan menyiksa orang jahat di dunia dan di akhirat ?
jawaban : pada ayat Al-Qur'an ada 3 refrensi tentang memilih seorag Auliya (-arti dlm b.arab- teman, penjaga atau penolong) QS. Al-Ma'idah [5]:51, QS. Al-Imran [3]:28, QS. An-Nisaa' [4]:144; janganlah seorang yang beriman memilih orang yang tidak beriman sebagai Auliya, atau Allah tidak akan memberikan pertolongan atau kalian termasuk dalam golongan (yang kamu pilih tadi). Allah dalam Al-Qur'an tidak peernah melarang memilih non-muslim, akan tetapi apabila ada pilihan antara muslim atau non-muslim 100% harus memilih muslim, jika diantara kandidat semua non-muslim maka pilihlah yang paing sedikit melakukan kejahatan, jika diantara kandidat semua muslim maka pilihlah yang perilakunya paling mendekati Al-Qur'an dan Hadits.
begitu pula dengan gambaran fulan A selalu berbuat baik kepada sesama manusia, selalu membantu, memberikan uang, dsb akan tetapi dia musyrik (tidak mematuhi perintah Allah), sedangkan si fulan B tidak pernah membantu orang lain akan tetapi dia seorang Muslim. dalam refrensi yang telah diberikan, maka 100% diantara kedua orang tersebut, kita sebagai orang yang beriman lebih memeilih FULAN B
menjawab pertanyaan ke-2 tentang "mengapa Allah itu sadis (Na'udzubillah)?" seperti menghukum orang yang mencuri dngan potong tangan, dan juga memasukkan ke dalam neraka.
mengenai hukum potong tangan, dalam syariah islam hanya berlaku apabila seseorang membobol kunci dalam sebuah tempat yang tertutup rapat. jadi tidak semua pencurian dihukum potong tangan. dalam islam memiliki solusi untuk menghindari kasus pencurian, yaitu setiap muslim yang kaya harus membayar zakat 2,5% ditahun hijriyah, sehingga dapat menghapus kemiskinan. Sehingga negara dengan tingkat kasus pencurian dan pemerkosaan terendah di dunia adalah Arab Saudi, karena di sana menerapkan hukum syari'at.
lalu Ali bertanya kembali tentang bagaimana dengan manusia purba, dia tidak mengetahui bahasa Arab dan Islam, lalu dia (manusia purba) akan dimasukkan neraka, apakah itu tidak sadis (Allah itu sadis Na'udzubillah) ? Dr. Dzakir bertanya balik "apakah ada ayat al-qur'an yang menyatakan hal tersebut?" -TIDAK- karena Ali tidak memahami isi al-qur'an walaupun dalam pernyataannya dia pernah membaca al-qur'an dan terjemahannya ratusan kali, tetapi dia lupa/tidak mendalami maknanya.
jawabannya adalah : pernah dilakukan penelitian terhadap 2 suku Kapauku dan Aborigin di Australia, kedua suku tersebut tidak tersentuh peradaban modern sampai tahun 1950, ketika seorang ilmuan ingin mencari tahu bagaimanakah jalan hidup mereka, ternyata mereka (2 suku tersebut) percaya bahwa tuhan itu 1 dan tidak membuat berhala untuk disembah, mereka bersujud untuk menyembah-Nya. jadi mereka melakukan dasar agama islam kecuali nama "islam" itu sendiri. mereka tidak menyebut dirinya "Muslim" mereka tidak menyebut agama "Islam" akan tetapi mereka tunduk kepada Allah dengan sujud.
5. [Cindya Faira, agama Kristen, keluarga ayah (muslim) & ibu (non-muslim), Poso, Sulawesi Tengah] bertanya tentang pendapat Dr. Zakir Naik tentang ke Tritunggalan Yesus &ayat berapa dalam bibel dijelaskan tentang sejarah Nabi Muhammad ?
kata " Trinitas " tidak ada di manapun dalam Bibel (Injil). Trinitas sendiri malah dijelaskan dalam Al-Qur'an QS. An-Nisaa' [4]:171; Jangan mengatakan Trinitas (Tuhan itu tiga,dalam satu), berhentilah (dari ucapan itu) itu lebih baik bagimu.
P.S : Kalau ada kesalahan ketik, komen di bawah yaaa 👇👇👇👇 THX FOR READING 💋🎇
Alhamdulillah aku udah terdaftar. YEY ! 💃🎇
sekitar setahun yang lalu pada tahun 2016, aku mengikuti ceramah beliau di youtube. Kesan pertama adalah KEREEEEN BANGET !! beliau mengingatkanku dengan kakekku yang sekarag sedang sakit stroke tapi alhamdulillah sehat secara umum. Kakekku pernah menjabat sebagai ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di Kota Solo, jadi kurang lebih bidang yang dikuasai kakekku sama dengan Dr. Zakir Naik (Perbandingan antar Agama). dan di situ aku kepikiran pengen jadi seperti mereka 😁😌 -wallahua'lam
Oke langsung aja haha, overall aku bener-bener bersemangat banget untuk menghadiri acara itu, dan alhamdulillah lagi sodara2ku juga berhasil memperoleh tiket masuk, jadi aku, sodaraku, dan temen2ku berangkat bareng2. 🚙🚙🚙🚙
Sampai sana, sambil menunggu Dr. Zakir masuk sportarium, ternyata beliau harus pergi dulu ke gedung rektorat karena wudhunya batal, peraturan selanjutnya adalah permintaan dari istri Dr. Zakir (Farhat Naik) tidak mau diambil fotonya.
Acara dimulai dengan ceramah beliau kurang lebih selama 1 jam dari jam 09.00-10.00WIB, selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Sudah banyak yang ngantri untuk bertanya, dan mayoraitas penanya adalah orang muslim, akan tetapi Dr. Zakir lebih memprioritaskan penanya dari non-muslim atau dari keluarga non-muslim. ada 7 penanya pada saat itu, beberapa tanya jawab bakalan aku ringkas sebagai berikut:
1. [Damanita, 35 tahun, Agama Kristen] : dia bertanya bagaimana kalo dia masuk islam, akan tetapi merahasiakan keislamannya kepada keluarga, teman2, komunitas, dll. Apakah dibenarkan dalam islam ?
jawaban : agama itu hubungannya antara diri sendiri dan Allah SWT. Kamu boleh merahasiakan identitasmu sebagai muslim apabila jika kamu mendeklarasikannya membuat mu terancam atau berada dalam bahaya dan juga karena mendeklarasikan itu bukan merupakan kewajiban. akan tetapi lebih baik secepatnya apabila timing sudah tepat kamu harus mendeklarasikannya ke oang-orang. karena Islam adalah agama kedamaian, sehingga kamu bertanggu jawab untuk menyebarkan perdamaian itu kepada saudaramu.
Damanita sendiri percaya bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, dan dia juga percaya bahwa YESUS BUKANLAH TUHAN, malainkan UTUSAN TUHAN (NABI), akan tetapi Damanita masih bingung/belum percaya bahwa NABI MUHAMMAD adalah UTUSAN ALLAH (Rasulullah). Dr. Zakir pun memberikan refrensi tentang keberadaan Nabi Muhammad dalam kitab kitab agama lain, salah satunya Bibel (Injil) diantaranya :
a. Perjanjian Lama : Kitab Ulangan 18:18, 18:19, Kitab Yesaya 29:12, Kidung Agung 5:16.
b. Perjanjian Baru (Bibel) : Gospel Yohanes 14:16, 15:26, 16:7, 16:12-14.
yang berbunyi :
"Masih banyak yang masih harus kukatakan padamu, tapi kamu belum dapat menanggungnya sekarang, kamu belum bisa mengerti sekarang, Tetapi apabila dia (roh kebenaran) itu datang, dia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; Dia akan memuliakan aku." Nabi Isa membicarakan Nabi yang lain yaitu Nabi Muhammad.
Selanjutnya, Damaanita sudah memahami maksud tersebut, yang sebelumnya dia tambah pusing. tetapi belum siap untuk mengucap syahadat saat itu.
2. [Andrew, Australia, Mualaf] : bertanya berdasarkan sesi tanya jawab Dr. Zakir Naik QS. Mulk [67]:2," Allah menciptakan kehiudpan dan kematian untuk menguji siapa di antara kalian yang paling baik amalnya". kenapa orang-orang jahat dikirim ke dunia, padahal Allah sudah tau bahwa mereka akan melakukan kejahatan ?
jawaban : QS. Mulk [67]:2; manusia diciptakan untuk diuji, dengan ujian itu akan menentukan apakah manusia pada akhirnya akan ke surga/neraka. cerita dalam QS. Al-Furqan [25]; bahwa manusia pada saat diciptakan diberikan kehendak bebas untuk mematuhi Allah (dengan pedoman Al-Quran dan Hadits) sehingga akan lebih mulia daripada malaikat atau membangkang, sehingga akan lebih rendah derajatnya dibanding malaikat bahkan bisa seperti setan. diceritakan pula dalam QS. Al-A'raf:172; Allah mengambil kesaksian pada jiwa manusia sebelum diciptakan bahwa manusia bersaksi bahwa Allah maha esa, akan tetapi manusia pasti akan berkata "aku tidak ingat mengatakan itu", karena pada saat manusia dilahirkan, ingatan tentang kesaksian tersebut dihilangkan, dan manusia diberikan kehendak bebas untuk mematuhi atau membangkang atas aturan Allah SWT.
contoh logis: seorang guru memiliki buku pelajaran pada saat mengajar mudrid2nya, dan muridnya bisa membaca buku tersebut. akan tetapi pada saat ujian berlangsung, murid2 tidak boleh membuka buku tersebut. Jika hasil ujian itu murid mengalami kegagalan, dia tidak bisa menyalahkan gurunya. pada akhirnya murid akan tahu kesalahannya pada saat mengoreksi jawaban dirumah (jadi yang salah adalah dirinya sendiri bukan gurunya).
sama halnya pada saat di akhirat dalam QS. Al-An'am [6]; tidak ada seorang kafir pun akan protes terhadap keputusan Allah; mereka hanya berkata untuk diberikan kesempatan satu kali lagi untuk kembali ke bumi dan beriman.tapi sudah terlambat.
Allah tau mereka orang2 jahat akan membuat kerusakan di bumi,Allah bisa saja membenarkannya, tapi Allah membebaskannya.
contoh logis : pada saat ujian sekolah, guru mengawasi murid2, dan melihat ada satu murid yang menuliskan bahwa 2+2=5, tetapi guru tersebut membiarkannya, gurunya bisa saja tahu bahwa murid tersebut harus mengganti jawabannya dengn 2+2=4, akan tetapi murid yang lain akan protes dan mngira guru tersebut curang.
begitu pula di kehidupan, Allah bisa saja menghentikan suatu perbuatan jahat, seperti dalam QS. Al-Maidah [5]: 32; barang siapa yang membunuh manusia tak bersalah, maka dia telah membunuh seluruh manusia, barng siapa menyelamatkan satu nyawa maka seperti menyelamatkan seluruh nyawa manusia. jadi barang siapa yang melakukan kejahatan, mereka telah melanggar perintah Allah (dikarenakan tidak membaca aturan2 Allah dalam Al-Qur'an dan Hadits) sehingga dia gagal dalam ujian Allah, sebaliknya jika dia mematuhi aturan Allah dia akan lulus ujian dari Allah dan masuk ke dalam surga.
3. [Emi, 42 tahun, berkeluarga, Agama Katolik] : selama kurang lebih 4 bulan dia mempelajari islam, dan pada 2 bulan terakhir dia melakukan sholat, pertanyaannya apakah dia sudah menjadi muslim padahal belum mengucapkan syahadah, apakah yang dilakukannya itu (sholat padahal belum mengucap syahadah) telah melanggar aturan islam, apakah sholatnya diterima ? akan tetapi di percaya bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
jawaban : jika dia sudah meyakini (syahadah) di dalam hati maka dia otomatis menjadi seorang muslim, karena untuk masuk islam tidak wajib mendeklarasikannyaa dihadapan orang banyak, yang penting sudah meyakini -seperti kasus sebelumnya Daranita, apabila waktunya sudah tepat maka secepat mungkin segera mendeklarasikan keislaman (Syahadah). insyaallah sholatnya akan diterima, bahkan ketia dia meyakini bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, dosa2nya yang telah lalu dihapuskan, sehingga dia seperti terlahir kembali dalam keadaan suci. bahkan jika pada saat sholat dia belum bisa mengucpkan bacaannya tidak apa2, karena dia masih pemula masuk dalam agama islam, akan tetapi seiring berjalannya waktu dia akan mempelajari dengan benar bacaan sholat dan praktik ibadah yang lainnya. dan dia ingin mengucapkan syahadah di depan kakaknya yang seorang Hajjah di Balikpapan, Kalimantan Timur.
4. [Ali, alumni UMY, agama antara Muslim dan Ateis, dari keluarga Muslim] : pertanyaan yang pertama adalah hukum orang muslim memilih kandidat non-muslim, apabila seorang muslim tinggal diluar negri dan tidak ada kandidat yang muslim harus memilih yang mana ? pertanyaan kedua, mengapa tuhan sangat sadis dengan menyiksa orang jahat di dunia dan di akhirat ?
jawaban : pada ayat Al-Qur'an ada 3 refrensi tentang memilih seorag Auliya (-arti dlm b.arab- teman, penjaga atau penolong) QS. Al-Ma'idah [5]:51, QS. Al-Imran [3]:28, QS. An-Nisaa' [4]:144; janganlah seorang yang beriman memilih orang yang tidak beriman sebagai Auliya, atau Allah tidak akan memberikan pertolongan atau kalian termasuk dalam golongan (yang kamu pilih tadi). Allah dalam Al-Qur'an tidak peernah melarang memilih non-muslim, akan tetapi apabila ada pilihan antara muslim atau non-muslim 100% harus memilih muslim, jika diantara kandidat semua non-muslim maka pilihlah yang paing sedikit melakukan kejahatan, jika diantara kandidat semua muslim maka pilihlah yang perilakunya paling mendekati Al-Qur'an dan Hadits.
contoh logis : kamu adalah seorang BOS dan memiliki 2 karyawan yang kamu gaji misalnya 1milyar/orang. karyawan A selalu membagi2kan uang gajinya ke orang2 miskin tetapi dalam sebulan dia hanya masuk kerja 2x dan ketia kamu meminta karyawanmu untuk menemuimu dia tidak berangkat. karyawan B dia selalu berangkat kerja dengan rajin, ketika kamu menyuruh karyawan B untuk menemui mu dia melakukannya, tetapi karyawan B tidak pernah membaginkan gajinya ke orang2 miskin. siapa yang kamu pilih ? -KARYAWAN B-
begitu pula dengan gambaran fulan A selalu berbuat baik kepada sesama manusia, selalu membantu, memberikan uang, dsb akan tetapi dia musyrik (tidak mematuhi perintah Allah), sedangkan si fulan B tidak pernah membantu orang lain akan tetapi dia seorang Muslim. dalam refrensi yang telah diberikan, maka 100% diantara kedua orang tersebut, kita sebagai orang yang beriman lebih memeilih FULAN B
menjawab pertanyaan ke-2 tentang "mengapa Allah itu sadis (Na'udzubillah)?" seperti menghukum orang yang mencuri dngan potong tangan, dan juga memasukkan ke dalam neraka.
contoh logis : apabila ibumu diperkosa, dan pelakunya dibawa di hadapanmu, apa hukuman yang akan kamu lakukan ?. 100% orang non-muslim yang pernah bertanya hal yang sama menjawab "kami akan menghukum mati mereka", kecuali ada 1 orang Amerika yang berpendapat bahwa dia tidak akan menghukum mati tersangka, dia memenjarakan tersangka selama 5 tahun. akan tetapi, menurut statistik di Amerika, lebih dari 4.000 kasus pemerkosaan terjadi dalam sehari = 20 kasus pemerkosaan setiap detik, dari statistik FBI hanya 16% kasus pemerkosaan dilaporkan, dari 16% yang tertangkap tadi 50%nya dibebaskan sebelum sidng, dari yang menjalani sidang hanya 10% yang menjadi tersngka = setiap 125x pemerkosaan, hanya 1x kemungkinan dihukum (ditangkap & dipenjara) dan ketika tersangkanya bebas, 95% melakukan pemerkosaan lagi. lalu orang Amerika tersebut berubah pikiran dan berkata "Jika begitu, aku akan menghukum mati dia". Pada saat ini negara dengan kasus pemerkosaan tertinggi adalah AMERIKA, apabila di Amerika diterapkan hukum syari'ah, setiap wanita wajib memakai hijab, dan pria wajib menjaga pandangan, dan apabila kasus pemerkosaan akan dihukum mati apakah tingkat pemerkosaan di Amerika akan menurun ? -YA!-.
mengenai hukum potong tangan, dalam syariah islam hanya berlaku apabila seseorang membobol kunci dalam sebuah tempat yang tertutup rapat. jadi tidak semua pencurian dihukum potong tangan. dalam islam memiliki solusi untuk menghindari kasus pencurian, yaitu setiap muslim yang kaya harus membayar zakat 2,5% ditahun hijriyah, sehingga dapat menghapus kemiskinan. Sehingga negara dengan tingkat kasus pencurian dan pemerkosaan terendah di dunia adalah Arab Saudi, karena di sana menerapkan hukum syari'at.
lalu Ali bertanya kembali tentang bagaimana dengan manusia purba, dia tidak mengetahui bahasa Arab dan Islam, lalu dia (manusia purba) akan dimasukkan neraka, apakah itu tidak sadis (Allah itu sadis Na'udzubillah) ? Dr. Dzakir bertanya balik "apakah ada ayat al-qur'an yang menyatakan hal tersebut?" -TIDAK- karena Ali tidak memahami isi al-qur'an walaupun dalam pernyataannya dia pernah membaca al-qur'an dan terjemahannya ratusan kali, tetapi dia lupa/tidak mendalami maknanya.
jawabannya adalah : pernah dilakukan penelitian terhadap 2 suku Kapauku dan Aborigin di Australia, kedua suku tersebut tidak tersentuh peradaban modern sampai tahun 1950, ketika seorang ilmuan ingin mencari tahu bagaimanakah jalan hidup mereka, ternyata mereka (2 suku tersebut) percaya bahwa tuhan itu 1 dan tidak membuat berhala untuk disembah, mereka bersujud untuk menyembah-Nya. jadi mereka melakukan dasar agama islam kecuali nama "islam" itu sendiri. mereka tidak menyebut dirinya "Muslim" mereka tidak menyebut agama "Islam" akan tetapi mereka tunduk kepada Allah dengan sujud.
5. [Cindya Faira, agama Kristen, keluarga ayah (muslim) & ibu (non-muslim), Poso, Sulawesi Tengah] bertanya tentang pendapat Dr. Zakir Naik tentang ke Tritunggalan Yesus &ayat berapa dalam bibel dijelaskan tentang sejarah Nabi Muhammad ?
jawaban : Perjanjian Lama, Ulangan 18:18, Ulangan 18:19, Yesaya 26:12, Kidung Agung 5:16. Perjanjian Baru, Yohanes 14:16, Yohanes 15:26, Yohanes 16:7, Yohanes 16:12-14; Masih banyak hal yang harus kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat memahaminya, tetapi apabila ia datang (roh kebenaran), ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, ia tidak akan berkata2 dari dirinya sendiri, tapi segala sesuatu yabng didengarnya itulah yang akan dikatakannya. ia akan memuliakan aku. -dia mengatakan tentang Nabi Muhammad SAW.
kata " Trinitas " tidak ada di manapun dalam Bibel (Injil). Trinitas sendiri malah dijelaskan dalam Al-Qur'an QS. An-Nisaa' [4]:171; Jangan mengatakan Trinitas (Tuhan itu tiga,dalam satu), berhentilah (dari ucapan itu) itu lebih baik bagimu.
P.S : Kalau ada kesalahan ketik, komen di bawah yaaa 👇👇👇👇 THX FOR READING 💋🎇


Komentar
Posting Komentar